Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang

Jl. RH. Djaja Abdullah No. 2 (Belakang KPPN), Kertabumi - Karawang

Menghasilkan Generasi Rabbani yang Unggul dan Berdaya Saing

SEPUTAR BULAN DZULHIJJAH

Rabu, 15 Agustus 2018 ~ Oleh Admin ~ Dilihat 549 Kali

Segala puji bagi Allah, Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah . Tulisan ini  tentang faidah dan ringkasan  yang terkait ibadah-ibadah pada sepuluh pertama pada bulah Dzul Hijjah. Mudah-mudahan kita termotivasi untuk menggunakan kesempatan ini dengan melaksanakaan ibadah-ibadah yang disyari’atkan pada sepuluh pertama pada bulan Dzul Hijjah ini.Segala puji bagi Allah, Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah . Tulisan ini  tentang faidah dan ringkasan  yang terkait ibadah-ibadah pada sepuluh pertama pada bulah Dzul Hijjah. Mudah-mudahan kita termotivasi untuk menggunakan kesempatan ini dengan melaksanakaan ibadah-ibadah yang disyari’atkan pada sepuluh pertama pada bulan Dzul Hijjah ini.Sudah menjadi sunnatullah bahwa  Allah memberikan kelebihan terhadap sebagian makhluk – makhuk – Nya, dan mengangkat derajat sebagiannya atas sebagian yang lain . Maka Allah telah mengutamakan dan mengistimewakan sebagian hari dan bulan melebihi hari dan bulan lainnya. Oleh karenanya, Allah telah menjadikan sepeuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah sebagai hari terbaik di dunia, dan telah menjadikan hari raya  I’edul Adha sebagai hari terbaik dari sepuluh hari itu. Allah juga telah menjadikan hari terbaik selama sepekan adalah hari jum’at, dan malam-malam terbaik adalah sepuluh  malam terakhir pada bulan Ramadhan sebagaimana Allah jadikan lailatul Qadr sebagai malam yang terbaik di antara sepuluh malam tersebut. Momen ini adalah momen yang yang ditunggu-tunggu oleh hamba-Nya yang beriman dan bertauhid guna meninggikan derajanya di sisi Allah, memperbaiki kesalahan, menyempurnakan kekurangan dan mengganti yang tertinggal. Maka kita hendaknya bersungguh-sungguh dalam melaksanakan ibadah-ibadah pada hari – hari ini agar kita mendapatkan rahmat-Nya.

Keutamaan 10 Hari Awal Bulan Dzulhijjah

  1. Allah telah memilih 10 hari awal dzulhijjah  sebagai  hari yang paling mulia disetiap tahunnya dan insyaallah kita memasuki  10 hari awal bulan Dzulhijjah ditahun 1439 HRasulullah telah menyebutkan keutamaan dan keagungannya, Rasulullah    bersabda:مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ"Tidak ada hari,  yang amal shalih yang ada  padanya yang lebih Allah cintai dari pada sepuluh hari (pertama Dzul Hijjah)ini. " Mereka ( para sahabat ) berkata; wahai Rasulullah, tidak pula berjihad di jalan Allah? Beliau berkata: "Tidak pula berjihad di jalan Allah, kecuali seorang laki-laki yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian tidak kembali membawa sesuatupun ( karena gugur di medan perang) " (HR. Abu Dawud , HR. Al- Bukhari No. 969 dan At-Ti rmidzi No. 757 dengan perbedaan sedikit  pada lafal )
  2.  Amalan wajib (seperti shalat 5 waktu) di 10 hari awal dzulhijjah lebih mulia dan lebih berlipat pahalanya ketimbang amalan wajib yang dilakukan diselainnya. Begitu juga amalan sunnah yang dilakukan di dalamnya akan dilipat gandakan melebihi hari hari biasanya. 
  3. Maka mari kita bersemangat beribadah di dalamnya seperti: shalat, shoum , berdzikir, berdo’a , shilaturrahim, menunaikan kebutuhan orang lain, membaca al – Qur’an, bersedekah, berbakti kepada kedua orang tua, menjenguk orang sakit, melayat jenazah dll.Shalat atau ibadah lainnya   yang  dilakukan di 10 hari pertama pada bulan Dzul Hijjah  ini lebih baik dari shalat atau ibadah lain  yang dilakukan di waktu lain.  Namun ibadah sunnah di waktu ini tidak lebih baik dari ibadah wajib  di waktu lain. Melaksanakan ibadah mencakup siang dan malamnya akan tetapi sepuluh malam terakhir pada bulan Ramadhan lebih utama dari sepuluh malam pada awal Dzul Hijjah. Karena di 10 terakhir bulan Ramadhan ada lailatul qadr.
  4. Karena keagungannya Allah pun bersumpah di dalam kitab al-qur’an : (وَلَيَالٍ عَشْرٍ)(Dan demi malam yang sepuluh). [Surat Al-Fajr 2]Al- Hafidz Ibnu Katsir menjelaskan bahwa maksud "Demi malam yang sepuluh" adalah: 10 hari awal bulan dzulhijjah.Mayoritas ulama menafsirkan ayat diatas dengan 10 hari awal bulan Dzul Hijjah, karena di dalamnya terdapat hari arafah dan idul adha hari yang paling dicintai Allah.
  5. Keagungannya ditambah di dalamnya terkumpul amalan rukun islam islam yang sangat agung, Ibadah tahunan seluruh kaum muslimin yaitu: Haji ke baitullah al - haram.  Ia merupakan Ibadah terbesar umat Nabi Muhammad  , akan bertemu di dalamnya berbagai bangsa, berbagai suku di atas satu kesatuan  yaitu Al Islam. Semuanya memakai pakaian yang sama, tidak akan terbedakan antara yang kaya dan yang miskin, sehingga semuanya tunduk kepada Allah yang maha Agung. Dan juga ada ibadah qurban/ udhiyyah , Shedekah, shalat, shaum dan lain-lain , berdzikir, berdo’a , shilaturrahim, menunaikan kebutuhan orang lain, membaca al – Qur’an, bersedekah, berbakti kepada kedua orang tua, menjenguk orang sakit, melayat jenazah dan lain-lain . Janganlah kita bermalas malasan dengan memperbanyak tidur, memegang handphone tanpa kebutuhan urgent , menonton televisi dan kegiatan yang kurang bermanfaat, karena belum tentu kita dipertemukan kembali ditahun depan.  Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba hamba-Nya yang mengetahui pentingnya waktu. 
  6. Termasuk keutamaan bulan Dzul Hijjah ini bahwa hari-hari ini adalah “ أيام معلوومات   “ yaitu hari-hari yang ditentukan diketahui dan diberkahi dimana Allah  memerintahkan kita untuk banyak berdzikir mengingat-Nya atas rezeki yang telah Allah  berikan. 
  7. Memperbanyak takbir, tasbih, tahlil dan tahmid 
  8. Adanya shaum arafah pada tanggal 9 Dzul hijjahKita memohon kepada Allah agar memberikan taufiq kepada kita dan seluruh kaum muslimin untuk memanfaatkan waktu-waktu utama dalam melaksanakan kebaikan. Menolong kita semua untuk senantiasa berdzikir mengingat-Nya, bersyukur kepada-Nya dan menyembahnya. Akhir kata “ Nasrum minallahi wa fathun qorieb “ Walhamduliiahi robbil’aalamin.
     Akhukum FillaH

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Ali Rahmat

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ…

Selengkapnya