Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang

Jl. RH. Djaja Abdullah No. 2 (Belakang KPPN), Kertabumi - Karawang

Menghasilkan Generasi Rabbani yang Unggul dan Berdaya Saing

Arti Lambang Al Irsyad Al Islamiyyah

Kamis, 26 Oktober 2017 ~ Oleh Admin ~ Dilihat 5049 Kali

        I. ARTI DAN TAFSIR SATUAN

        1. H
ati, melambangkan sebuah ikatan juma'iyah atau kelompok orang yang memiliki cita-cita aqidah yang sama yakni islam.


        2Dua sayap di sebelah kiri dan kanan, melambangkan bahwa sebagai perhimpunan Al Irsyad ditopang oleh kekuatan kaum muslimin maupun kaum muslimat (pria dan wanita).


        3Dua kitab yang masing-masing dengan huruf QOF sebelah atas dan dengan huruf HA sebelah bawah, dengan punggung kitab di sebelah kanan untuk yang atas dan sebelah kiri untuk yang bawah adalah Al-Quran dan Al-Hadits (Sunnah Rasulullah) sebagai dua sumber pokok hukum Islam menjadi pegangan perhimpunan.


         4Perangkai dua kitab dengan huruf ض DHAT, melambangkan huruf spesifik dalam Bahasa Arab sebagai bahasa utama untuk menggali Al-Quran dan Al-Hadits dan sebagai bahasa pemersatu antar umat Islam.


         5. Sisir, melambangkan Al-Musaawaa atau persamaan derajat antara manusia sebagaimana diajarkan oleh Islam. Sisir meski panjang gigi-giginya berbeda-beda namun memiliki ketinggian yang sama. Prinsip ini bertolak dar hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya "Orang-orang Islam itu mempunyai kedudukan yang sama antar sesama seperti ratanya gigi-gigi sisir".


          6. Tangan yang menggenggam tangkai penopang sisir, melambangkan sebuah pengertian bahwasanya seluruh Irsyadiyyin dan Irsyadiyyat sesungguhnya di mana pun mereka berada bersama berkewajiban untuk senantiasa memegang teguh dan menjujung tinggi prinsip-prinsip persamaan tersebut.


          7. Obor, melambangkan bahwasanya perhimpunan ini memiliki misi dan tujuan untuk memberikan penerangan kepada masyarakat tentang ajaran Islam yang benar sebagaiman diajarkan oleh Al-Quran dan Al-Hadits.

 

         II. ARTI DAN TAFSIR KESELURUHAN

        Al Irsyad merupakan perhimpunan yang ditopang oleh kaum muslimin dan muslimat yang berpegang teguh dan menjunjung tinggi prinsip persamaan derajat (AL MUSAAWA) menurut Islam sebagai system masyarakat, berjuang memberi penyuluhan dan penerangan kepada masyarakat dan umat tentang Islam yang benar yang terkandung dalam Al Qur’an dan hadits sebagaiman yang telah digali dari sumber aslinya itu dengan menggunakan bahasa Arab.

        Lambang Al Irsyad tersebut dibuat oleh Ustadz Muhammad Munif dan telah dipakai pada tahun 1930-an serta ditetapkan sebagai lambing perhimpunan Al Irsyad Al Islamiyyah dalam kongres (muktamar) ke-26 di Pekalongan pada tahu 1941.

        Al-Irsyad memberikan ruang gerak penuh untuk kaum wanita dalam organisasinya, dengan membentuk sayap organisasi Nahdhatul Mu’minat yang didirikan pada bulan Mei tahun 1930. Sayap tersebut kemudian berganti menjadi Al-Irsyad bagian istri dan baru kemudian berganti menjadi wanita Al-Irsyad sebagai badan otonom pertama yang memiliki peranan penting di Al-Irsyad.

 

 

 

...

Ali Rahmat

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ…

Selengkapnya