Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang

Jl. RH. Djaja Abdullah No. 2 (Belakang KPPN), Kertabumi - Karawang

Menghasilkan Generasi Rabbani yang Unggul dan Berdaya Saing

TADABUR ALAM TKIT AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH KARAWANG

Selasa, 12 Desember 2017 ~ Oleh Admin ~ Dilihat 2154 Kali

Proses pembelajaran untuk Anak Usia Dini, tidak terbatas dalam ruangan (in door). Namun bisa juga dilaksanakan di luar kelas (out door).  Pembelajaran di luar kelas (outing class) dapat memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi anak. Sehingga TKIT Al Irsyad merancang bentuk pembelajaran di luar kelas melalui kegiatan Tadabbur Alam yang dilaksanakan pada hari Rabu, 29 November 2017. Tadabbur Alam didesain dalam  bentuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar berbasis integrasi.

Untuk tahun ajaran 2017/2018, Tadabur Alam di laksanakan di dua tempat yaitu Jendela Alam dan Kampung Gajah yang ber alamat di Jl. Sersan  Bajuri Km. 4,5 Cihideng, Bandung dengan tema “Mandiri, kreatif, dan berani berinteraksi dengan alam serta makhluk ciptaan Allah” dengan jumlah peserta 187 santri dengan 20 guru pendamping.

Kegiatan pembelajaran outing class, memberikan pengalaman baru dan bermakna bagi santri. Bagaimana seorang anak yang terbiasa bepergian bersama orang tua, harus belajar mandiri pergi bersama guru dan teman-temannya. Terlebih ada walisantri yang belum sepenuhnya melepaskan anak pergi bersama guru, sehingga sepanjang perjalanan tak henti-hentinya mengirim WA ke walikelasnya. Padahal anak sudah merasa nyaman dan senang sepanjang perjalanan.

Perkembangan anak  bisa dilihat bukan hanya selama mengikuti pembelajaran terstruktur di dalam kelas, namun saat  outing class banyak perkembangan muncul melalui hal hal kecil yang tak terduga, yang kita seringkali dibuat takjub oleh mereka. Sebagai contoh santri dari kelompok bermain, yang kalau dilihat dari tahap usianya masih belia 3-4th, telah mampu menunjukkan sikap empati dan sayang terhadap teman. Ketika ada temannya yang tertidur di pundaknya, santri itu tidak marah,,bahkan menunjukkan rasa sayangnya. Dia peluk temannya dan di usap-usap kepalanya. Padahal menahan kepala teman yang tertidur, bukan sesuatu yang mudah untuk anak di usianya. Subhanallah...

Adalagi santri yang selama ini tidak pernah mengikuti kegiatan outing class, terlihat sangat menikmati perjalanan sampai tidak tidur sepanjang perjalanan. Atau cerita tentang santri yang  hanya mau mengonsumsi kue dan susu. Selalu histeris kalau harus makan nasi. tapi saat Tadabur Alam makan nasi goreng dengan lahap. Alhamdulillah.

Selain cerita-cerita kecil diatas, secara keseluruhan santri mengikuti kegiatan yang sudah dipersiapkan di jendela alam, meliputi:

  1. Berkunjung ke Jendela Tumbuhan

Disini santri di ajak berkeliling untuk mengenal macam-macam tumbuhan yang ada di Jendela Alam seperti:

 

 

  1. mengenal tanaman hidroponik
  2. Mengenal macam-macam tanaman Obat

 

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Ali Rahmat

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ…

Selengkapnya