Al Irsyad Karawang Berbagi Kuatkan Branding dan Strategi Dakwah Sekolah Al Irsyad Al Islamiyyah Pemalang
Di era disrupsi digital saat ini, tantangan dunia pendidikan Islam bukan lagi sekadar mentransfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge), melainkan bagaimana menanamkan karakter mulia (transfer of value) melalui keteladanan di tengah derasnya arus informasi. Karena Guru harus diposisikan sebagai murobbi (pembimbing) yang menjadi Dakwah terbaik melalui perilaku nyata (Uswah Hasanah).
Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang, Melalui Lajnah Pendidikan & Pengajaran, dengan Program Al Irsyad berbagi nya, Menjawab tantangan tersebut, dengan mengirimkan Ustadz Rahmat Hidayat, S.Pd, Sebagai Kepala Admission Office & PPDB untuk berbagi kepada LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Pemalang untuk bisa Bersama-sama, terus bergerak dinamis dalam memperkuat aspek branding sekolah dan mematangkan strategi dakwah yang dilaksanakan pada Hari Kamis-Jumat 21-22 Mei 2026 bertempat di Kantor Pimpinan Cabang Al Irsyad Al Islamiyyah Pemalang.
Langkah strategis ini diambil bukan hanya untuk meningkatkan eksistensi lembaga, melainkan sebagai syiar wujud khidmah (pelayanan) umat dalam mencetak generasi robbani yang berakhlak karimah, cerdas, dan siap bersaing di kancah global.
________________________________________
Mempertajam Branding: Berkarakter, Berprestasi, dan Berteknologi
Branding sebuah sekolah Islam bukan sekadar logo atau slogan, melainkan ruh dan persepsi yang dirasakan oleh masyarakat. Hadir dalam kegiatan ini, Ketua LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Pemalang, Ustadz Mansyur Al Katiri, beserta Kepala Biro Edukasi, Ustadz Arif Fajar Ramadhan, dan Kordinator Humas & Publikasi Ustadz Muhammad Puger, Kepala Sekolah Kelompok Bermain, Ustadzah Anis Rukhida beserta timnya, Kepala Sekolah TK ustadzah Fitriyanti beserta Timnya, Kepala SD, Ustadz Ahmad Mufrodi beserta jajarannya, dan Kepala SMP Ust Agus Susanto, beserta jajarannya.
Ust Rahmat Hidayat, memberikan materi sebagai penguatan, dalam aspek memposisikan diri sebagai "Sekolah Pilihan Utama Orang Tua" melalui tiga pilar branding utamanya:
• Pilar Kekhasan (Al Quran & Akhlak): Menjadi pembeda utama (Unique Selling Point) dengan program unggulan Al-Qur'an (Tahsin, tahfidz, dan tafkhim) dan pembiasaan ibadah harian yang disiplin. Serta Penanaman karakter percaya diri.
• Pilar Akademik & Kreativitas: Membuktikan bahwa siswa Al Irsyad tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga kompetitif dalam bidang ilmu umum,.
• Pilar Digitalisasi: Memanfaatkan teknologi dalam sistem pembelajaran dan keterbukaan informasi kepada wali murid melalui ekosistem digital yang modern.
Ustadz Mansyur Al Katiri, menambahkan
"Melalui branding dakwah yang kuat dan konsisten di media sosial maupun kegiatan publik, masyarakat Pemalang akan langsung mengasosiasikan Al Irsyad sebagai lembaga pendidikan yang modern, amanah, dan berkualitas"Penguatan branding dan strategi dakwah ini bukan sekadar teori di atas kertas. Hasilnya mulai terlihat dari meningkatnya kepercayaan masyarakat Pemalang untuk menitipkan putra-putri mereka di Al Irsyad. Alumni Al Irsyad Pemalang diharapkan tidak hanya menjadi anak yang saleh bagi orang tuanya, tetapi juga menjadi agen perubahan (agent of change) di masyarakat yang membawa misi kedamaian, kemajuan, dan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin.
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!