SMA-IT Al Irsyad Ukir Prestasi Gemilang: Raih Anugerah Duta Digital dan Juara 2 Film Pendek Karawang
SMA-IT Al Irsyad Karawang raih Anugerah Duta Digital dan Juara 2 Film Pendek Karawang melalui kreativitas dan literasi digital siswa.
Karawang – Prestasi peserta didik SMA Islam Teladan (SMA-IT) Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang kembali mengukir kebanggaan. Kali ini, prestasi hadir melalui dua bidang sekaligus, yaitu Anugerah Duta Digital Karawang dan Lomba Film Pendek Karawang yang memperebutkan Piala Bupati Karawang.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik SMA-IT Al Irsyad tidak hanya diarahkan untuk unggul dalam bidang akademik, tetapi juga diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas, literasi digital, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap potensi budaya daerah.
Raih Juara 2 Lomba Film Pendek Karawang
Tim SMALISKA berhasil meraih Juara 2 Lomba Film Pendek Karawang melalui karya berjudul “Jejak Rasa yang Membawa Pulang”. Ajang tersebut diselenggarakan oleh Disarpus Karawang dan TPLD Karawang sebagai bagian dari rangkaian kegiatan literasi digital di Kabupaten Karawang.
Melalui karya tersebut, tim SMALISKA mengangkat kekhasan Karawang dengan pendekatan kreatif. Film tidak hanya menampilkan sisi tempat bersejarah, tetapi juga memperkenalkan kekayaan kuliner khas daerah, salah satunya bolu kijing.
Pengumuman pemenang secara resmi disampaikan dalam Puncak Pekan Literasi Digital Karawang, Sabtu, 29 Agustus 2026, yang berlangsung di Resinda Park Mall Karawang.
Karya ini sekaligus menunjukkan bagaimana kemampuan literasi dan kreativitas digital dapat dimanfaatkan peserta didik untuk mengenalkan serta merawat kekayaan lokal melalui media yang dekat dengan generasi muda.
Raih Anugerah Duta Digital Karawang
Prestasi berikutnya hadir melalui ajang Anugerah Duta Digital Karawang. SMA Islam Teladan Al Irsyad mengirimkan tiga perwakilan dari ekstrakurikuler KIR (Kelompok Ilmiah Remaja), yaitu:
1. Zhafira Jasmine Sulthana – X Sumayyah
2. Muhammad Raffa Athillah Hidayat – X Hamzah
3. Queeny Aghnat Rizkya Susilo – X Shafiyah
Ketiganya mengikuti proses seleksi yang kompetitif melalui portofolio serta kreativitas dalam menyampaikan pemahaman dan gagasan mengenai literasi digital.
Dari tiga peserta yang dikirimkan, dua siswa berhasil lolos sebagai finalis tiga besar tingkat SLTA, yakni Muhammad Raffa Athillah Hidayat dan Queeny Aghnat Rizkya Susilo.
Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, keduanya berkesempatan mempresentasikan gagasan mengenai literasi digital sekaligus menyampaikan komitmen untuk menghadirkan program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Hasilnya, Queeny Aghnat Rizkya Susilo terpilih sebagai Duta Digital Karawang, sementara Muhammad Raffa Athillah Hidayat berhasil meraih posisi 3 Besar Duta Digital Karawang. Sementara itu, Zhafira Jasmine Sulthana tetap mendapatkan apresiasi atas perjuangan dan kontribusinya selama proses seleksi.
Kepala SMA-IT: Bangga dengan Pencapaian Peserta Didik
Ustz. Keiysha, Kepala SMA-IT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian peserta didik dalam dua ajang tersebut.
“Kami sangat bangga atas pencapaian anak-anak SMA-IT Al Irsyad. Prestasi ini menunjukkan bahwa peserta didik tidak hanya mampu berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kreativitas, keberanian menyampaikan gagasan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan budaya Karawang. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menghadirkan karya yang berdampak.”Menurutnya, capaian tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan potensi, mengasah kemampuan, sekaligus berani tampil dan berkontribusi di ruang publik. Literasi Digital dan Kreativitas sebagai Kekuatan Generasi Muda Dua prestasi yang diraih SMA-IT Al Irsyad menjadi gambaran bahwa literasi digital dapat berkembang beriringan dengan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan sosial-budaya. Melalui KIR, peserta didik mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyusun gagasan, melakukan eksplorasi, hingga mengomunikasikan ide secara kreatif. Sementara melalui karya film melalui Binpres dan Ekskur relevan, siswa belajar mengolah cerita dan teknologi menjadi media yang mampu menyampaikan pesan kepada masyarakat. Capaian dalam Anugerah Duta Digital Karawang dan Lomba Film Pendek Karawang sekaligus memperkuat komitmen SMA-IT Al Irsyad dalam mempersiapkan generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SMA-IT Al Irsyad untuk terus berani berkarya, mengembangkan potensi, dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan semangat tersebut, budaya prestasi di Al Irsyad tidak berhenti pada perolehan penghargaan, tetapi diarahkan menjadi bagian dari proses membentuk generasi yang beradab, kreatif, kompeten, dan siap memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama berkomentar!